Kamis, 31 Mei 2012




Membuat Pupuk Organik Cair dari limbah urine

Bahan dan Alat:
  
1 bak penampungan ukuran. 1 m³

1 pompa air
1 talang air panjang 4 m
Sambungan talang air
1,4 liter Bakteri Rumino Bacillus
1,4 liter bakteri Azoto Bacter
1100 liter urine sapi
Selang air
Lem pipa



Cara Pembuatan :
  1. 1,4 liter bacteri Rumino Bacillius dan 1,4 liter bakteri Azoto Bacter dimasukkan dalm 1100 liter air urine ke bak fermentasi,
  2. Kemudian diaduk sampai rata, selnjutnya ditutup rapat selama 1 minggu.
  3. Setelah 1 minggu dipompa dengan menggunakan pompa air dan dilewatkan melalui talang air, dibuat seperti tangga selama 6 jam, tujuannya untuk penipisan atau menguapkan kandungan gas ammonia, agar tidak berbahaya bagi tanaman yang akan di beri bio urine (Exotics Farm Indonesia 2010),
  4. Kemas dalam jirigen ukuran 5 liter
  5. Kemudian pupuk cair ini siap digunakan
Cara penggunaan :
  1. Untuk perendaman biji : 1 liter pupuk urine + 10 liter air direndam selama 10 menit.
  2. Untuk pupuk cair yang diaplikasikan lewat daun : 1 liter pupuk urine per tangki semprot
Kelebihan Pupuk Organik Cair
  1. Mempunyai jumlah kandungan nitrogen, fosfor, kalium dan air lebih banyak jika dibandingkan dengan kotoran sapi padat (Tabel 1)
  2. Mengandung zat perangsang tumbuh yang dapat digunakan sebagai pengatur tumbuh.
  3. Mempunyai bau yang khas urine ternak yang dapat mencegah datangnya berbagai hama tanaman.
Tabel 1 .Jenis dan Kandungan Zat Hara pada beberapa Kotoran Ternak Padat dan Cair ( Sumber Lingga 1991)
Nama ternak & Bentuk Kotorannya N (%) F (%) K (%) Air (%)
Kuda - Padat 0.55 0.30 0.40 75
Kuda - Cair 1.40 0.02 1.60 90
Kerbau - Padat 0.60 0.30 0.34 85
Kerbau - Cair 1.00 0.15 1.50 92
Sapi - Padat 0.40 0.20 0.10 85
Sapi - Cair 1.00 0.50 1.50 92
Kambing - Padat 0.60 0.30 0.17 60
Kambing - Cair 1.50 0.13 1.80 85
Domba - Padat 0.75 0.50 0.45 60
Domba - Cair 1.35 0.05 2.10 85
Sumber: www.sulsel.litbang.go.id


Tidak ada komentar:

Posting Komentar